Sunday, November 15, 2009

dedebu menghakis keimanan....

sesekali terungkap dosa..terasa diri terhina..disebutkan dosa besar,gerunlah seluruh rasa dalam diri..hadirnya peringatan tentang dosa kecil seolah angin menyapa lalu pergi..andai berkali angin syahdunya dosa-dosa kecil itu menyapa..mengapa tidak,debu itu bagaikan tinta berkarat disebalik kekaburan hati kerana dosa..apakah kekaratan hati itu sekadarnya ditinggal sepi..??
melalui jalan hati kita mengerti..bukan semudahnya melepaskan tinta bertaut debu..sebaliknya amat mudah digarapkan segala segi noda meliputi hati2 yang semakin kekeringan saban hari...tanpa dibasahi maghfir ilahi..tetapi...hati2 itu,seolah tidak berapa mengerti..makna ketenangan hakiki..menakluki segenap ruang kalbu dengan rasa tinggi diri..seolah2,kekaratan hati yang membaluti jiwa raga sebagai..ketenangan yang begitu mendamaikan..mengapa manusia harusnya menutup mata hati dari selalunya celik di sudut rohani..apakah kekesalan mereka kebahagiaan untuk segala akhir cerita..sekdarnya memberi persoalan buat hati2 itu..juga hati ini..
debu2 nista dan noda selalu hampir dengan kita..sukar ditepis tapi mampu ditegah dari hadir..kekuatan iman bagaikan cabaran pertama yang sangat tidak mampu untuk kita sebagai insan melepaskannya...menongkah pertelingkahan demi kebenaran..menghalang dari membiarkan semuanya pergi dan berlalu..tiada yakin diri menjelma disebalik sanubari..

No comments:

Post a Comment